Pengaruh Variabel Makro Terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Saham Syariah

Main Article Content

Yeny Fitriyani Mariana Ratih Ratnani Natiq Al Aksar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makro (sertifikat bank Indonesia syariah, tingkat inflasi, nilai tukar rupiah, jumlah uang yang beredar, dan indeks harga saham gabungan) terhadap nilai aktiva bersih (NAB) reksadana saham syariah. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari lima produk reksadana saham syariah dengan total NAB terlengkap yaitu Trim Syariah Saham, CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah, Mandiri Investa Atraktif Syariah, Cipta Syariah Equity, dan Manulife Syariah Sektoral Amanah selama periode 2013 hingga 2016. Alat analisis yang digunakan adalah metode analisis data panel model Fixed Effect (FEM).


Hasil penelitian menunjukkan variabel tingkat inflasi, nilai tukar rupiah, IHSG, dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap NAB reksadana saham syariah. Variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap NAB reksadana saham syariah adalah SBIS.

Article Details

Section
Articles

References

Agustina, Winda. 2011. “Pengaruh Fluktuasi Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar Rupiah dan BI Rate Terhadap Nilai Aktiva Bersih Per Unit (NAB Per Unit) Reksadana Syariah.” Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Ali, Kasyfurrohman. 2012. “Analisis Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Reksadana Syariah di Indonesia.” Skripsi, Institut Pertanian Bogor.

Arif, Dodi. 2014. “Pengaruh Produk Domestik Bruto, Jumlah Uang Beredar, Inflasi Dan Bi Rate Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Indonesia Periode 2007 - 2013.” Jurnal Ekonomi Bisnis 19 (3).

Arisandi, T. D. 2009. “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Reksa Dana Syariah di Indonesia Periode 2005-2008.” Skripsi, Tidak Di Terbitkan.

Aroem, Suciana Puspita. 2005. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Reksa Dana di Indonesia Periode 2000-2004.” Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Aziz, Abdul. 2010. Manajemen Investasi Syari’ah. Bandung: Alfabeta.

Badan Pusat Statistik.2017. Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Bulanan Indonesia. Jakarta. https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/907.

Bank Indonesia. 2017. Lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Jakarta. http://www.bi.go.id/id/moneter/operasi/lelang-sbi/Default.aspx. 2 oktober 2017.

Bareksa.com. 2017. “Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan perhitungannya.” Diakses 12 September http://www.bareksa.com/id/text/2014/03/05/nilai-aktiva-bersih-nab-dan-perhitungannya/2696/reksa%20dana.

Beik, Irfan Syauki. 2012. ”Pengaruh Makroekonomi Terhadap Reksadana Syariah.” Iqtishodia (16).


Fordebi dan Adesi. 2016. Ekonomi dan Bisnis Islam (Seri Konsep dan Aplikasi Ekonomi dan Bisnis Islam). Depok: Rajawali Press.

Gujarati, Damodar N dan Dawn C. Porter. 2013. Dasar-Dasar Ekonometrika. 5. Jakarta: Salemba Empat.

Hifdzia, Rahmi. 2012. “Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Perkembangan NAB Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2009-2011.” Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Huda dan Nasution. 2007. Investasi Pada Pasar Modal Syariah. Jakarta: Kencana.
Investing.com. 2017. “Data Historis Minyak Brent Berjangka.” Diakses 10 Oktober https://id.investing.com/commodities/brent-oil-historical-data.

Investing.com. 2017. “Data Historis USD/IDR.”Diakses 13 Oktober https://id.investing.com/currencies/usd-idr-historical-data.

Investing.com. 2017. “Data Historis Emas Berjangka.” Diakses 13 November https://id.investing.com/commodities/gold-historical-data#7s8d6f87.

Jaribah bin Ahmad Al – Harisi. 2003. Fikih Ekonomi Umar bin Al – Khathab. Jeddah, Arab Saudi: Dar Al – Andalus Al – Khadra’.

Karim, Adiwarman A. 2013. Ekonomi Makro Islam. 3. Jakarta: Rajawali Press.

Kementerian Dalam Negeri. 2017. Jumlah Uang Beredar. Jakarta. http://www.kemendag.go.id/id/economic-profile/economic-indicators/amount-of-circulate-money. 3 oktober 2017.

Nopirin. 2009. Ekonomi Moneter. Edisi Satu. Cetakan ke 12. Jakarta: BPFE.
Otoritas Jasa Keuangan. 2017. NAB Reksadana Saham Syariah. Jakarta. http://aria.bapepam.go.id/Default.aspx. 13 oktober 2017.

Pasaribu, Rowland B. F., & Dionysia Kowanda. 2014. “Pengaruh Suku Bunga Sbi, Tingkat Inflasi, Ihsg, Dan Bursa Asing Terhadap Tingkat Pengembalian Reksa Dana Saham.” Jurnal Akuntansi & Manajemen 25 (1): 53-65.

Pilbeam, Keith. 2006. International Finance 3rd Edition. New York.

Prima, Rusbariandi. S. “Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, dan Kurs Rupiah terhadap Jakarta islamic Index di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2005 – Maret 2012”, Jurnal, Universitas Gunadarma, 2012, h. 3.

Putratama, Hendra. 2007. “Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia.” Skripsi, Institut Pertanian Bogor.
Rachman dan Mawardi. 2015. “Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, BI rate terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Saham Syariah.” Jurnal Ekonomi Syariah 2 (12).
Rahmah, Layaly. 2011. “Pengaruh Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Nilai Aktiva Bersih Danareksa Syariah Berimbang Periode Januari 2008 – Oktober 2010.” Skripsi, Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah.

Raraga, Chabachib dan Muharam. 2012. “Analisis Pengaruh Harga Minyak Dan Harga Emas Terhadap Hubungan Timbal-Balik Kurs Dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2000 -2013.” Jurnal Bisnis Strategi 21 (1).

Saraswati, Fitria. 2013. “Analisis pengaruh Sertifikat Bank Indonesia Serikat, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah.” Skripsi, Tidak Di Terbitkan.
Seputarforex.com. 2017. “Harga Minyak Bumi Hari Ini.” Diakses 3 Oktober http://www.seputarforex.com/data/harga_minyak/.

Setiawan dan Hakim Abdul. 2014. “Indeks Pembangunan Manusia Indonesia.” Jurnal Economia 9 (1).

Sholihat, F., M. Dzulkirom, dan Topowijono. 2015. “Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia dan Indeks Harga Saham Gabungan terhadap Tingkat Pengembalian Reksadana Saham periode 2011-2013.” Jurnal administrasi bisnis 21 (1): 2.

Sjaputera, M. Romaz. 2005. “Pengaruh Perubahan Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Uang, Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko dan Indeks Syariah Terhadap Kinerja Reksa Dana Syariah.” Tesis, Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Soemitra, Andri. 2010. Bank & Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sriyana, Jaka. 2014. Metode Regresi Data Panel. Yogyakarta: Ekonisia.

Sukirno, Sadono. 2012. Makroekonomi Teori Pengantar. 3. Depok: Rajawali Press.

Sunariyah. 2003. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Ketiga. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.

Susanto, Burhanuddin. 2009. Pasar Modal Syariah (Tinjauan Hukum). Yogyakarta: UII Press.

Sutedi, Andrian. 2011. Pasar Modal Syariah Sarana Investasi Keuangan Berdasarkan Perinsip Syariah. Jakarta: Sinar Grafika.

Sylviana,Widya. 2006. “Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Imbal Hasil Reksa Dana Syariah Periode November 2004-Juni 2006 Dengan Menggunakan Data Panel.” Tesis, Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tricahyadinata, Irsan. 2016. “Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Dan Jakarta Interbank Offered Rate (Jibor); Kinerja Reksadana Campuran.” INOVASI : Jurnal Ekonomi Keuangan, dan Manajemen 12 (2). doi: 0216-7786/2528-1097.

Undang – Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995.

Winarti, Endra. 2013. “Analisis Pengaruh Perubahan Suku Bunga SBI, Harga Emas Dunia, Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah, Tingkat Inflasi, Indeks Produksi Industri, Jumlah Uang Beredar Terhadap Imbal Hasil Pada Jakarta Islamic Index Periode 2003 – 2011.” Skripsi, Universitas Indonesia.

Yahoo Finance. 2017. “Jakarta Composite Index (^JKSE)” Diakses 10 Oktober https://finance.yahoo.com/quote/%5EJKSE/history?period1=1325350800&period2=1483117200&interval=1mo&filter=history&frequency=1mo.

www.ojk.go.id.

www.bps.go.id.

www.bpsindonesia.com.